Senin, 23 Februari 2026

GIRLS ACCESS TO EDUCATION INITIATIVE - Annual Report 2025

 

Growing Hope Through Education

A Year of Persistence and Progress

Tahun 2025 menjadi fase penting dalam perjalanan Cipanas Girls Program untuk menjaga komitmen kami: memastikan remaja perempuan dari keluarga kurang mampu tetap memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan.

Di tengah berbagai keterbatasan, program ini terus berjalan berkat dukungan komunitas kecil namun solid yang percaya pada pentingnya pendidikan perempuan. Hingga Desember 2025, 6 remaja perempuan masih aktif melanjutkan pendidikan mereka di SMP, SMK, maupun pesantren — sebuah langkah nyata dalam mencegah putus sekolah dan membuka peluang masa depan yang lebih baik.




The Girls We Walk With

Penerima manfaat aktif per Desember 2025:

  • Nova – Kelas 2 SMP (Peringkat 6)

  • Mia – Kelas 2 SMP (Peringkat 1)

  • Putri Anggun – Kelas 2 SMP

  • Dewi – Tahun kedua pendidikan pesantren

  • Rima – Kelas 2 SMK

  • Siti Paridah – Kelas 2 SMK (Peringkat 1)

Kemajuan akademik beberapa peserta cukup menggembirakan, namun yang lebih penting adalah meningkatnya kepercayaan diri, motivasi belajar, dan keberanian mereka merencanakan masa depan.


Beyond Scholarships

Program ini tidak hanya menyediakan dukungan finansial pendidikan. Pendampingan dilakukan secara personal melalui:

  • Penguatan motivasi belajar dan karakter

  • Komunikasi berkala dengan orang tua

  • Dukungan moral saat menghadapi tantangan pendidikan

Pendekatan ini bertujuan membangun mentalitas bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang bagi kehidupan mereka.


Our Supporting Community

Keberlangsungan program hingga saat ini didukung oleh para donor individu yang memiliki visi yang sama tentang pentingnya pendidikan bagi remaja perempuan. Donor tetap program antara lain:

  • Ethika Fitriani

  • Romain Seguin

  • Lucas Romero

  • Nazla Mariza

Mereka adalah individu yang percaya bahwa pendidikan perempuan tidak hanya mengubah kehidupan individu, tetapi juga memperkuat keluarga dan masyarakat secara berkelanjutan. Dukungan mereka menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan program.


Lessons from the Journey

Sepanjang 2025, kami belajar bahwa:

  • Keberlanjutan pendanaan sangat menentukan stabilitas program pendidikan.

  • Setiap anak memiliki kebutuhan belajar berbeda yang memerlukan pendekatan adaptif.

  • Dukungan keluarga dan lingkungan tetap menjadi faktor kunci keberhasilan pendidikan.

Namun satu hal tetap konsisten: ketika diberi kesempatan, anak-anak mampu berkembang melampaui ekspektasi.


Looking Ahead

Kami percaya perubahan sosial dimulai dari langkah kecil yang konsisten. Ke depan, Cipanas Girls Program berkomitmen untuk:

  • Menjaga keberlanjutan pendidikan peserta aktif

  • Membuka peluang bagi lebih banyak remaja perempuan

  • Memperkuat kolaborasi donor dan mitra

  • Mengembangkan sistem pendampingan yang lebih terstruktur

Setiap anak perempuan yang tetap bersekolah adalah investasi masa depan — bagi dirinya, keluarganya, dan masyarakat.

Kami berharap semakin banyak pihak yang ingin berjalan bersama dalam perjalanan ini.

GIRLS ACCESS TO EDUCATION INITIATIVE - Activity Report 2024-2025

 



1. Program Initiation & Recruitment (June 2024)

Pada Juni 2024, program dimulai dengan sosialisasi ke dua sekolah dasar di Kecamatan Cipanas:

  • SDN Suryakencana

  • SDN Sindanglaya

Tujuan sosialisasi adalah memberikan informasi beasiswa bagi lulusan SD/SMP perempuan dari keluarga kurang mampu yang berisiko putus sekolah, namun memiliki motivasi untuk melanjutkan pendidikan.

Respon dari kedua sekolah sangat positif. Dari proses koordinasi dan rekomendasi pihak sekolah, dilakukan seleksi awal terhadap calon penerima manfaat.


2. Selection Results (June–July 2024)

Hasil seleksi tahap pertama:

  • 4 lulusan SD terverifikasi sebagai penerima beasiswa untuk melanjutkan ke SMP/pesantren.

  • 1 lulusan SMP (Rima) menerima bantuan terbatas untuk biaya seragam awal agar dapat melanjutkan ke SMK Negeri.

Penempatan pendidikan:

  • 3 siswa masuk ke SMP swasta terjangkau (SMP Assaidiyah)

  • 1 siswa masuk SMP formal sekaligus pondok pesantren

  • 1 siswa (lulusan SMP) masuk SMKN 1 Pacet

Skema dukungan:

  • Pembayaran biaya sekolah dilakukan langsung ke pihak sekolah.

  • Biaya transport diberikan mingguan kepada siswa.

  • Dilakukan penandatanganan komitmen dengan orang tua.


3. School Registration

Seluruh penerima manfaat berhasil terdaftar di sekolah masing-masing pada Juli 2024.

Program memastikan:

  • Administrasi pendaftaran selesai

  • Koordinasi dengan orang tua berjalan baik

  • Mekanisme pembayaran transparan


4. Parental Counselling & Student Development

Untuk memastikan keberlanjutan program, dilakukan:

a. Parent Counselling (7 Juli 2024)
Pembinaan orang tua terkait:

  • Kebutuhan nutrisi anak SMP

  • Perubahan psikologis usia 13–15 tahun

  • Peran orang tua dalam menjaga motivasi belajar

b. Sunday Classes (Juli 2024)
Kelas penguatan karakter dengan tema:

  • Honesty & Integrity

  • Akhsanul Amal (Excellence in good deeds)

Tujuan: membangun mentalitas belajar, integritas, dan nilai kehidupan.




5. Funding Challenge & Adjustment (September 2024)

Mulai 1 September 2024, terjadi keterbatasan pendanaan sehingga dukungan finansial penuh tidak dapat dilanjutkan.

Penyesuaian yang dilakukan:

  • 3 siswa pindah ke sekolah dengan biaya lebih rendah.

  • 1 siswa tetap melanjutkan sekolah dengan dukungan terbatas.

  • Dana donatur yang masih tersedia dialokasikan untuk:

    • Biaya transportasi

    • Biaya sekolah minimum

Program tetap berupaya memastikan anak-anak tidak kembali putus sekolah.


6. Academic Performance (December 2024 Evaluation)

Evaluasi akhir semester menunjukkan hasil yang menggembirakan:

  • Putri: Peringkat 2 di kelas
    (Sebelumnya peringkat 29/31 saat SD)

  • Mia: Peringkat 6

  • Nova: Peringkat 15

  • Rima: Melanjutkan SMK dengan baik

  • Dewi: Tidak menggunakan sistem peringkat (pesantren tradisional)

Peningkatan signifikan terlihat pada beberapa siswa, terutama yang mendapatkan pendampingan belajar intensif dan lingkungan belajar terstruktur.


Key Achievements 2024

  • Program berhasil diinisiasi dan berjalan dalam tahun pertama.

  • 5 anak perempuan terselamatkan dari risiko putus sekolah.

  • Sistem seleksi dan verifikasi berbasis sekolah telah berjalan.

  • Pendampingan orang tua dan kelas karakter berhasil dilaksanakan.

  • Terdapat peningkatan akademik signifikan pada sebagian penerima manfaat.

  • Program tetap berjalan meskipun menghadapi keterbatasan pendanaan.


Key Learnings 2024

  1. Rekrutmen perlu dilakukan lebih awal sebelum kelulusan SD/SMP.

  2. Model pendampingan intensif (termasuk lingkungan belajar terkontrol) sangat membantu peningkatan akademik.

  3. Keberlanjutan pendanaan menjadi faktor krusial.

  4. Perlu strategi diferensiasi pendekatan belajar sesuai karakter anak.


Outlook 2025

  • Menyempurnakan sistem seleksi dan komitmen orang tua.

  • Mengembangkan model boarding/pendampingan terpusat untuk efektivitas belajar.

  • Menguatkan basis donor agar dukungan lebih stabil dan berkelanjutan.

  • Meningkatkan sistem monitoring & evaluation.

GIRLS ACCESS TO EDUCATION INITIATIVE

 

Membuka Akses Pendidikan untuk Masa Depan Perempuan Cipanas


Background

Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, memiliki sekitar 2,5 juta penduduk (BPS 2023) dengan tingkat kemiskinan sekitar 10,22%. Di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Cipanas, keterbatasan ekonomi masih menjadi tantangan besar, terutama dalam akses pendidikan bagi anak perempuan.

Meski dikenal sebagai daerah religius, realitas sosial menunjukkan masih adanya kerentanan perempuan dan remaja perempuan terhadap:

  • Putus sekolah sejak usia dini

  • Pernikahan usia muda atau relasi tidak sehat

  • Eksploitasi ekonomi dan sosial, termasuk praktik prostitusi terselubung

Data pendidikan menunjukkan tantangan tersebut cukup nyata:

  • Dari sekitar 252 ribu siswa SD (2022–2023), hanya sekitar 39% melanjutkan ke SMP, sementara 61% tidak melanjutkan.

  • Dari jenjang SMP ke SMA/SMK, sekitar 8% kembali tidak melanjutkan sekolah.

  • Khusus di Cipanas, dalam beberapa tahun terakhir diperkirakan hanya sekitar 20% lulusan SD yang melanjutkan ke jenjang berikutnya.

Ketika pendidikan terhenti, pilihan hidup sering menjadi terbatas. Banyak keluarga bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan dasar tanpa kesempatan meningkatkan kualitas hidup. Kondisi ini dapat menciptakan siklus kemiskinan yang terus berulang antar generasi.


Mengapa Fokus pada Perempuan?

Perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga dan masyarakat. Perempuan yang memiliki pendidikan dan nilai hidup yang kuat cenderung:

  • Mendorong pendidikan anak-anaknya

  • Membentuk keluarga yang lebih sehat secara ekonomi dan sosial

  • Menjadi agen perubahan di komunitasnya

Di wilayah Cipanas yang berada di sekitar kaki Gunung Gede Pangrango, isu sosial sering berkaitan dengan isu lingkungan — mulai dari pengelolaan sampah, perambahan hutan, hingga rendahnya kesadaran keberlanjutan. Pendidikan perempuan diyakini dapat membantu memperkuat nilai moral, kepedulian lingkungan, dan ketahanan keluarga.

Investasi pada pendidikan perempuan bukan hanya membantu individu, tetapi juga berdampak pada masyarakat secara luas.


Apa yang Dilakukan Program Ini?

Cipanas Girls Program bertujuan membuka akses pendidikan bagi remaja perempuan dari keluarga kurang mampu melalui:

  1. Dukungan biaya pendidikan
    Untuk lulusan SD dan SMP agar dapat melanjutkan sekolah.

  2. Pendampingan berkelanjutan

    • Mentoring pendidikan dan pengembangan diri

    • Penguatan nilai moral dan kepemimpinan

    • Konseling dan motivasi belajar

  3. Pengembangan kapasitas jangka panjang
    Mendorong peserta untuk melanjutkan pendidikan setinggi mungkin atau memiliki keterampilan kerja yang layak.

Program ini tidak hanya membantu anak sekolah, tetapi juga membangun mindset masa depan.


Target 10 Tahun Pertama

Pergerakan ini dirancang bertahap dan berkelanjutan:

  • Tahun pertama: mendukung 10 anak perempuan

  • Tahun berikutnya: penambahan minimal 5 peserta baru per tahun

  • Setiap peserta didampingi hingga mandiri (kuliah, bekerja, atau memiliki usaha produktif)

Target jangka panjang kami adalah efek multiplier:
Setiap alumni diharapkan dapat membantu minimal satu anak lain untuk mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama.

Dengan cara ini, gerakan kebaikan dapat terus berlanjut secara mandiri di masyarakat.


Harapan Kami

Kami percaya pendidikan perempuan adalah investasi sosial jangka panjang.
Dengan dukungan berbagai pihak — donor, mitra, dan masyarakat — kami berharap semakin banyak perempuan muda Cipanas memiliki kesempatan untuk:

  • Mengakses pendidikan yang layak

  • Membangun masa depan yang lebih baik

  • Menjadi agen perubahan bagi lingkungan sekitarnya

Minggu, 20 Januari 2013

LAPORAN KEUANGAN TAHUN 2012

Alhamdulillah, Laporan Keuangan Yayasan Binar untuk tahun 2012 telah rampung (terlampir).
Penjelasan atas laporan keuangan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari Laporan Keuangan tersebut (terlampir).

Sebagai ringkasan, kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh Yayasan Binar selama tahun 2012 antara lain:

  1. Mendirikan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Binar. Tujuan utama adalah untuk menggali dan memfasilitasi minat baca masyarakat. Saat ini TBM Binar telah memiliki lebih dari 2.500 buku dan ratusan majalah. 
  2. TBM telah mengadakan lomba menceritakan kembali yang diikuti oleh anak-anak usia 6-13 tahun. Kegiatan ini merupakan salah satu cara yang ditempuh untuk mengajak anak-anak membiasakan diri membaca sejak dini.
  3. Mendirikan koperasi di lingkungan Rarahan. Tujuan pendirian koperasi ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan warga masyarakat sekitar sekaligus mempromosikan program-program Yayasan Binar.
  4. Mengadakan Festival Seni Anak Jalanan dan Putus Sekolah pada bulan Juli 2012. Tujuannya adalah untuk merangkul anak-anak jalanan dan putus sekolah agar bersedia menjadi binaan Yayasan untuk diarahkan kembali ke bangku sekolah. 
  5. Bersama-sama Kelompok Pemuda Bunga Matahari (sekumpulan pemuda / relawan Cipanas) membuka Rumah Singgah bagi para pengamen cilik (anak jalanan) dan para tunawisma. 
  6. Memfasilitasi pengobatan gratis bagi anak-anak binaan yang diadakan oleh Yayasan Pijar Insani.
  7. Melakukan serangkaian sosialisasi ke sekolah-sekolah mengenai TBM.
  8. Melakukan serangkaian sosialisasi ke pemerintah daerah terkait untuk mendapatkan dukungan.
  9. Menjalin kerjasama dengan LSM / NGO lain seperti Learning Farm Karang Widya, Yayasan Pijar Insani dan para simpatisan
  10. Memberikan bimbingan belajar bagi para siswa SD yang membutuhkan
  11. Memberikan pembinaan dan pembekalan bertahap kepada para anak jalanan binaan serta anak-anak binaan non-anjal yang sering berkumpul dirumah singgah
  12. Memberikan pendidikan Bahasa Inggris untuk kelas 9 di salah satu SMP di Cibodas
  13. Memberikan pemahaman tentang pentignnya pendidikan bagi masa depan serta memberikan motivasi kepada lebih dari 250 siswa SMP agar melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.



























Kamis, 12 Juli 2012

LAPORAN KEGIATAN - FESTIVAL SENI ANAK JALANAN DAN PUTUS SEKOLAH




Latar belakang


Dalam dua tahun terakhir, jumlah anak-anak jalanan diseputar Cipanas-Pacet, Cianjur-Jawa Barat, diindikasikan mengalami peningkatan yang signifikan. Sekitar 20-30 anak jalanan, termasuk diantaranya yang berusia remaja, sering ditemui berkeliaran di Cipanas saat ini.
Ditambah lagi beberapa dari mereka sesekali ditemukan duduk-duduk difasilitas umum dalam keadaan mabuk (fly).  Diperkirakan lebih dari 10 orang anak dan remaja diantara mereka adalah pengguna narkoba. Kebanyakan yang mereka gunakan adalah lem dan obat-obatan (pil).
Belum lagi para buruh pasar cilik, 7-16 tahun, yang mayoritas putus sekolah, juga diperkirakan berjumlah sekitar 30 orang anak. Umumnya mereka berseliweran dilingkungan pasar Cipanas sejak jam 5 subuh hingga siang hari.
Jumlah anak jalanan dan putus sekolah tersebut di atas adalah lonjakan yang drastis sejak dua tahun terakhir dimana sebelumnya hampir tidak pernah ditemukan adanya seorang pengamen pun di Cipanas.
Relawan KPBM, sekumpulan pemuda yang perduli terhadap perkembangan sosial, pernah berusaha merangkul dan mengajak anak-anak jalanan dan buruh cilik itu untuk mengikuti bimbingan belajar, namun niat baik tersebut tidak disambut baik karena anak jalanan dan buruh cilik hanya berminat pada segala yang menghasilkan uang secara instan.
Kami semua memaklumi alasan mereka karena yang mereka fikirkan hanyalah kebutuhan perut mereka saat itu saja. Tak ada waktu bagi mereka untuk memikirkan tentang masa depan.
Itulah sebabnya Yayasan Binar dan KPBM kemudian sepakat untuk mengadakan sebuah event yang dirasa dapat menarik minat anak-anak jalanan tersebut. Yaitu : Festival Seni Anak Jalanan dan Putus Sekolah. Festival ini ditujukan untuk anak 15 tahun kebawah.




Tujuan utama  dari kegiatan ini adalah untuk merangkul anak-anak jalanan dan putus sekolah untuk mengenal dan lebih dekat dengan Yayasan Binar dan KPBM.
Dengan memiliki kedekatan hubungan secara emosional dengan para anak jalanan, diharapkan anak jalanan tersebut dapat diarahkan untuk kembali kesekolah atau memfasilitasi bakat dan minat mereka agar mereka dapat memiliki kemampuan untuk berpenghasilan lebih dengan cara yang lebih baik daripada sekedar mengamen atau melakukan pekerjaan kasar lainnya dan berkeliaran dijalan. Dengan demikian pertumbuhan jumlah anak jalanan dapat dikendalikan.
Selain itu, Yayasan Binar dan KPBM juga berharap dapat menyisipkan pesan-pesan moral seperti 'jauhi narkoba dan tindak kriminal lainnya', dengan demikian, kriminalitas yang disebabkan oleh anak jalanan juga dapat ditekan.


Waktu dan tempat kegiatan
Minggu, 8 Juli 2012 di Pasar Cipanas, 10.15 wib sampai 14.00 wib.

Metode kegiatan
1. Bimbingan untuk menghadapi kompetisi dan konselling (pra-kompetisi)
2. Kompetisi menyanyi dan membaca puisi
3. Penampilan dari para pengisi acara
4. Pembagian baju bekas gratis
5. Penampilan hasil karya gambar anak-anak binaan
6. Pemeriksaan kesehatan gratis

Peserta
Peserta lomba:
Setelah tereliminasi dalam proses bimbingan, yang dinyatakan lolos ke babak kompetisi adalah 10 orang anak jalanan (pria) + 1 orang non anak jalanan (pria).
Total peserta lomba = 11 orang (pria) 


 Pengisi acara:
1.      Pesan motivasi - Jimmy Hutama
2.      Musik Perkusi – Dung dung tak
3.      Musik Akustik –Beach Boy
4.      Pantomim - Asap Hitam
5.      Puisi - Adel
6.      Teatrikal – Anak Wayang

Panitia dan Fasilitator
Daftar panitia dan fasilitator terlampir

Juri
1. Jimmy Hutama, karyawan di sebuah NGO International di Jakarta
2. T. Deni (Bpk. Teten), Penilik Pendidikan Luar Sekolah (PLS)
3. Wahyudi, perwakilan warga Cipanas


Anggaran: IDR 8.750.000
Realisasi: IDR 9.124.025 (Laporan Keuangan dapat diberikan bila diminta, siapapun diperkenankan untuk mempelajari Laporan Keuangan kegiatan)


Sumber pendanaan
1. Yayasan Binar
2. Para Donatur


Dampak Positif Kegiatan
Hal-hal positif yang didapat dari penyelenggaraan kegiatan ini antara lain:
1.      Para anak jalanan dan putus sekolah yang terdaftar sebagai binaan  makin memiliki rasa 'percaya' pada para pembina berkat ketulusan seluruh personnel yayasan Binar dan KPBM. Dengan demikian, para pembina dapat dengan leluasa menanamkan nilai-nilai yang ingin disampaikan seperti kasih sayang, kesantunan dalam mengamen atau pekerjaan kasar lainnya, pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, menabung, menjauhi narkoba dll.
2.      Para anak jalanan dan putus sekolah yang belum terdaftar sebagai binaan melihat hubungan yang akrab dan menyenangkan antara para pembina dan anak binaan yang merupakan teman-teman senasib mereka, sehingga setelah selesai kegiatan, tumbuh minat mereka untuk bergabung sebagai binaan.
3.      Masyarakat yang mengetahui/menonton kegiatan ini menjadi tersadarkan bahwa anak-anak tersebut membutuhkan perhatian dari seluruh pihak. Beberapa orang tua juga menyatakan berminat untuk menitipkan anak mereka kepada Yayasan untuk mendapatkan bimbingan.
4.      Petugas dari Dinas Sosial Cianjur memberikan apresiasi atas kegiatan ini dan menyatakan akan mendukung kegiatan-kegiatan lainnya di masa yang akan datang.
5.      Tawaran kerjasama dari LSM lain datang bersambut. Sebuah NGO bernama Yayasan Pijar mengundang Yayasan Binar untuk mendaftarkan anak-anak binaannya untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis. Disamping itu, undangan juga dilayangkan dari Komite seni rupa DKC Cianjur  bagi anak binaan yang mempunyai keterampilan menggambar untuk mengikuti kontes batik Cianjur yang akan diselenggarakan pada 15 juli 2012. Undangan Yayasan Pijar tersebut dilatarbelakangi oleh upaya yang pernah mereka lakukan sebelumnya untuk merangkul anak jalanan namun kurang berhasil karena mendapat sikap penolakan dari para anak jalanan. Hal ini menunjukkan adanya respon positif di masyarakat Cipanas yang semakin sadar dan perduli terhadap kondisi sosial disekitar Cipanas.

Tantangan dan harapan
1.      Pada awalnya, peserta yang mendaftar lebih dari 20 orang. Namun karena salah satu syarat untuk dapat tampil dalam kompetisi adalah harus mengikuti Bimbingan persiapan kompetisi, maka banyak dari peserta yang kemudian mengundurkan diri.
2.      Menghadiri bimbingan seminggu 3x membuat mereka kehilangan waktu untuk mendapatkan uang lebih banyak. Selain itu, beberapa anak jalanan yang kurang baik tabiatnya seringkali memprovokasi anak-anak lainnya untuk bermain atau mengamen daripada mengikuti bimbingan. Dengan mundurnya lebih dari 50% peserta, Yayasan Binar dan KPBM kehilangan kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesan moral kepada mereka yang mundur. Namun demikian, hal ini tidak menjadikan Yayasan Binar dan KPBM patah semangat. Kegiatan lain akan digelar untuk merangkul mereka semua.
3.      Kurangnya dana menyebabkan Yayasan Binar tidak dapat menghadirkan pelatih vokal. Itulah sebabnya, penampilan peserta dalam lomba menyanyi kurang maksimal. Namun, dengan tanpa pelatih vokal ini justru ditemukan adanya talenta yang besar dari dua orang peserta, Yogi dan Yuda, yang perlu digali.
4.      Salah satu peserta mengalami keterbelakangan mental dan menjadi perhatiaan khusus kami.Ia berusia 19 tahun namun fisiknya masih seperti 12 tahun. Tidak bisa membaca ataupun menyanyi. Ia bernama Hariri. Pembina mengalami kesulitan dalam membimbing Hariri karena ia ingin membaca puisi namun ia belum dapat membaca. Bimbingan belajar membaca telah diupayakan dengan intensif namun waktu yang tersedia tidak cukup untuk membuatnya mampu membaca dengan lancar. Dengan semangat dan inisiatif yang tinggi Hariri memilih sendiri puisi yang ia sukai, lalu  pembimbing membantunya membaca dan menghafalkan bait demi bait puisi yang ia pilih. Walau tidak layak tampil, panitia dan pembina memutuskan untuk tetap menampilkannya melihat semangat yang menggebu-gebu baik pada saat bimbingan maupun pada saat menjelang hari pelaksanaan festival. Pada akhirnya, dengan segala keterbatasannya, Hariri tampil dengan penuh percaya diri.

Rencana Tindak Lanjut


Sebagai upaya untuk mengentaskan anak jalanan dan putus sekolah dari kehidupan mereka yang tidak jelas masa depannya, Yayasan Binar dan KPBM mengupayakan terjalinnya hubungan dengan berbagai pihak yang dapat memberikan bimbingan kepada para anak jalanan agar mereka dapat menjadi profesional dibidang yang mereka minati. Dengan metode bimbingan live skill seperti pelatihan bermusik, olah vokal, bimbingan seni rupa untuk yang berbakat melukis, menjahit, sablon dan  bimbingan lainnya. Harapannya, mereka dapat meningkatkan penghasilan sehingga tidak perlu lagi mengamen ataupun melakukan pekerjaan kasar lainnya serta berkeliaran di jalan.



Penutup
Yayasan Binar mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung acara ini diantaranya:
1.      Bpk. Kusmiaji, Kepala Pasar Cipanas yang sangat mendukung acara ini dengan menyediakan tempat dan keamanan gratis di areal pasar.
2.      Ibu Sofi Ginawati Spd, Kepala pusat pembinaan Pendidikan Luar Sekolah Pemuda & Olahraga  (Kapuswil 3 PLS PO) yang telah mengijinkan relawan KPBM menggunakan ruangannya untuk memberikan bimbingan.
3.      Bpk. T. Deni (Teten), Penilik Pendidikan Luar Sekolah Kec. Cipanas.
4.      Bpk. Dindin, Kasi Dinas Sosial Kab. Cianjur atas dukungan & bimbingannya.
5.      Para Donatur (sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan terlampir)

Rabu, 20 Juni 2012

Karyawan Pengganti - part time staff


Seringkali, perusahaan mengalami kerepotan saat staff nya mengambil cuti panjang.
Misalnya cuti hamil, cuti naik haji, cuti lebaran, cuti panjang dan lain-lain.
Di sisi lain, perusahaan kadang menghadapi masalah dimana karyawan mengundurkan diri dengan short notice sehingga staff pengganti tidak dapat diperoleh dengan segera sementara pekerjaan tidak dapat ditunda.

Yayasan Binar mendidik dan menyediakan tenaga kerja (outsourcing) yang berfungsi sebagai staff / tenaga kerja pengganti sementara.
Tenaga kerja yang direkrut dan ditempatkan ke perusahaan-peruashaan telah melalui saringan ketat dan pendidikan dengan disiplin ilmu dan etos kerja yang tinggi. Dengan demikian, mutu kerja karyawan terjamin dan memuaskan.


Staff-staff yang tersedia saat ini adalah:
1. Receptionist
2. Bookeeper / Data entry / Junior Accountant / Tax officer
3. Auditor
4. Finance Manager
5. HR staff / Manager
6. Administration Staff (HR, NGO, Mass Health, Finance, Marketing, Export-Import, Pabrik dll)
7. Office boy/girl
8. House maid for expatriate
9. Tukang kebun
10. Marketing staff
11. Procurement/Purchasing staff


Yayasan Binar juga menyediakan jasa konsultan untuk :
1. Manajemen Keuangan Perusahaan / Organisasi / Yayasan
2. Manajemen SDM Perusahaan / Organisasi / Yayasan
3. Procurement Management

Jasa ini merupakan bagian dari kegiatan Yayasan Binar yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pencari kerja dan menyalurkan pemuda-pemuda usia produktif ke bidang yang mereka sukai dan kuasai.
Untuk memenuhi kebutuhan perusahaan/organisasi, Yayasan Binar tidak memungut fee maupun upah tenaga kerja apabila hasil kerja staff pengganti tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Untuk informasi lebih lanjut, silahkan hubungi Ethika di ethikafitriani@yahoo.com atau yayasan_binar@yahoo.com